Tentang Hutang – Pengertian Hutang & Jenis-jenis Hutang

Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai arti hutang, dan penjelasan tentang hutang. Hutang adalah peminjaman uang atau barang kepada pihak bank ataupun kepada pihak yang bersangkutan. Hutang bank adalah pinjaman berbentuk nominal dan ada bunganya. Ini yang anda peruh ketauhi tentang hutang setiap usaha pasti ada hutang karena itu adalah modal untuk membuka usaha jika kekurangan modal. Seperti contoh perusahaan yang terlilit hutang yang banyak. Perusahaan tersebut kekurangan modal untuk membuka usaha, lalu dia meminjam kepada bank yang bunganya pun tidak sedikit yaitu 30%.

DOWLOAD SOFTWARE GRATIS !!!

Tentang Hutang

 

Pengertian Hutang

Hutang adalah Kewajiban suatu badan usaha / perusahaan kepada pihak ketiga yang dibayar dengan cara menyerahkan aktiva atau jasa dalam jangka waktu tertentu sebagai akibat dari transaksi di masa lalu.

Dengan kata lain, hutang merupakan seluruh kewajiban keuangan perusahaan pada pihak lainnya yang belum terpenuhi. Hutang juga bisa dikatakan sebagai sumber dana atau sumber modal sebuah perusahaan yang diperoleh dari pihak kreditor atau pemberi hutang itu sendiri.

Dalam ilmu akuntansi, hutang dianggap sebagai pengorbanan ekonomis yang dilakukan oleh perusahaan untuk masa depan yang dilakukan dalam bentuk penyerahan jasa, aktiva sebagai bagian dari transaksi atau peristiwa kesepakatan yang dilakukan di masa lalu.

Pengorbanan yang dimaksud yaitu penyerahan yang wajib dilakukan oleh pihak perusahaan dalam bentuk jasa atau aktiva. Sementara itu, transaksi atau kesepakatan masa lalu yang dimaksud adalah transaksi yang pernah dilakukan oleh suatu perusahaan sehingga menyebabkan tanggungan hutang. Misalnya pinjaman pada pihak bank, dan lain sebagainya.

- Baca Juga -

BACA JUGA 8 CARA MENINGKATKAN OMZET BISNIS APOTEK.

Jenis-jenis hutang

  • Hutang jangka pendek.

Yaitu sebuah kewajiban keuangan suatu perusahaan yang harus dibayarkan dalam jangka waktu pendek, yakni satu tahun dari tanggal neraca. Pembayaran dilakukan dengan aktiva lancar oleh perusahaan. Biasanya hutang jangka pendek yang dilakukan pada pihak bank memiliki tanggal jatuh tempo di bawah satu tahun.

Pihak perusahaan yang menerima hutang dari kreditor, baik itu bank ataupun pihak lainnya wajib memenuhi kesepakatan hutang jangka pendek tersebut semaksimal mungkin secara profesional demi kesepakatan yang sudah dibuat satu sama lain.

  • Hutang jangka menengah.

Yaitu hutang yang mempunyai jangka waktu lebih dari hutang jangka pendek dan lebih singkat dari hutang jangka panjang. Biasanya hutang yang dikategorikan sebagai hutang jangka menengah dilakukan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun dan kurang dari sepuluh tahun.

Dengan kata lain, hutang jangka menengah merupakan jenis hutang pertengahan antara jenis hutang yang lainnya dari segi jangka waktu perjanjian atau kesepakatan hutang tersebut.

  • Hutang jangka panjang.

Yaitu hutang atau perjanjian yang dibuat antara peminjam dengan kreditor yang dilakukan dengan kesepakatan bahwa pihak kreditor bersedia memberi pinjaman dalam jumlah tertentu dan peminjam bersedia membayar hutang secara periodik. Hutang jangka panjang yang dibayarkan secara periodik oleh peminjam sudah mencakup bunga dan hutang pokok yang harus dibayarkan oleh pihak peminjam.

Biasanya hutang jenis ini dilakukan dalam jangka waktu yang sangat lama. Kisaran jangka waktu peminjaman atau pengembalian hutang jangka panjang adalah lebih dari 10 tahun lamanya.

 

>>>DONWLOAD SOFTWARE AKUNTANSI KLIK DISINI<<<

ADD YOUR COMMENT