Ada 7 Jenis Jenis Traveling

Setiap orang pasti punya gaya sendiri-sendiri saat melakukan traveling. Mulai dari gaya hemat ala backpacker atau gaya traveling mewah ala selebritas Hollywood.

Semuanya tergantung kesenangan dan ketertarikan kamu masing-masing. Tidak pernah ada yang salah dengan gaya traveling kamu.

Jenis Jenis Traveling

Berikut kami berikan jenis-jenis traveling yang mungkin belum anda tahu.

  1. Flashpacking

Pelaku dari flashpacking biasanya disebut dengan flashpacker. Flashpacker merupakan sebuah tren baru bagi penggemar wisata.

Flashpacker muncul sebagai penengah dari dua tren terdahulunya yang sudah populer lebih dahulu yaitu turis dan backpacker.

Turis yang menghindari kerepotan dan mengutamakan kenyamanan dan backpacker yang mengutamakan pengalaman dengan batasan  pengeluaran.

  1. Glamping

Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping. Glamping biasa dilakukan oleh orang yang ingin menikmati alam dengan berkemah tapi tidak mau terlalu repot untuk membawa segala perlengkapannya yang berat.

Selain itu tenda yang dipakai untuk glamping berbeda dengan tenda yang biasanya digunakan untuk berkemah. Tenda untuk glamping biasanya dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap seperti kasur sampai dengan listrik dan televisi.

  1. Voluntourism

Kata Voluntourism berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu volunteer dan tourism yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah berwisata dengan tujuan untuk melakukan kegiatan sukarela atau beramal di suatu tempat.

Salah satu contoh misalnya adalah berwisata ke suatu pantai dan membersihkan pantai tersebut dari sampah yang ada.

Contoh lainnya adalah dengan membantu mengajar di sekolah yang didatangi.

- Baca Juga -

Jadi selain berwisata, dengan voluntourism kunjungan kamu juga bisa bermanfaat untuk daerah yang kamu kunjungi.

  1. Floacation

Flocation adalah menikmati liburan dengan menghabiskan waktu di atas kapal pesiar yang mewah. Sebelum sampai di tempat yang dituju, selama di kapal pesiar kita akan disuguhi dengan fasilitas super lengkap mirip dengan hotel bintang lima berjalan. “Flocation juga biasa dikenal dengan cruise ship atau Live On Boat,” ujar Olenka

  1. Doomtourism

Doomtourism atau biasa disebut dengan wisata kiamat adalah wisata mendatangi tempat-tempat di dunia yang terancam punah.

Kepunahan itu diakibatkan banyak hal seperti kerusakan yang diakibatkan oleh global warming atau pemanasan global. Contoh Doomtourism antara lain mengunjungi glacier di Patagonia dan mengunjungi terumbu karang di Great Barrier Rief, Australia.

  1. Babymoon

Babymoon adalah wisata yang dilakukan oleh sepasang suami dan istrinya yang sedang mengandung sambil menunggu hari kelahiran anaknya.

Babymoon biasanya dilakukan satu bulan sebelum hari perkiraan lahir sang bayi. Salah satu alasan orang melakukan Babymoon adalah agar sang anak lahir di tempat yang mereka sukai. “Aku pernah melakukan babymoon, saat itu kami ke Phuket Thailand, tapi kalau melahirkan tetap di Indonesia,” terang Olenka lagi.

  1. Swap House

swap house adalah saling meminjamkan rumah antara dua orang atau keluarga yang tinggal di tempat berbeda bahkan di negara yang berbeda untuk ditempati dalam kurun waktu tertentu.

Dengan cara ini orang bisa merasakan suasana berbeda yang mungkin saja tidak didapatkan di tempat tinggalnya seperti keadaan rumah yang berbeda, lingkungan baru sampai dengan kebiasaan masyarakat yang berbeda pula.

ADD YOUR COMMENT