Cara Membuka Bisnis Sembako dengan Modal 5 Jutaan

Di jaman modern seperti sekarang ini, mencari pekerjaan terasa semakin susah apabilaa tidak dibekali dengan keahlian. Akan tetapi jalan untuk mencari rejeki tidaklah putus sampai disitu, masih ada banyak jalan lain yang bisa ditempuh, salah satunya adalah berwirausaha. Jika Anda sudah mempunyai modal tapi bingung mau berwirausaha, maka Cara Membuka Bisnis Sembako dengan Modal 5 Jutaan bisa menjadi solusi.

Bisnis Sembako

Cara Membuka Bisnis Sembako dengan Modal 5 Jutaan

Untuk modal usaha, Anda bisa memulai dari 5 jutaan. Sekarang ini, uang 5 juta bukanlah jumlah yang besar bahkan bisa habis dalam sekejap tanpa diketahui jejaknya jika kita tidak berhati-hati, akan tetapi jika digunakan untuk modal usaha, uang 5 juta pasti akan lebih bermanfaat dan mendapat untung pastinya.

Apa yang bisa didapatkan dari modal 5 juta? Dengan modal sebesar itu, Anda  bisa mempersiapkan tempat seperti etalase sederhana untuk menaruh barang. Selain itu, bisa juga digunakan untuk berbelanja barang-barang yang akan dijual. Jika bangunan yang akan dijadikan untuk tempat berjualan sudah Ada maka itu akan mengurangi jumlah modal. Akan tetapi jika belum ada, Anda bisa menyewa bangunan yang tidak terlalu mahal. Nah, cara membuka bisnis sembako dengan modal 5 jutaan lebih luasnya akan kami uraikan dibawah ini;

Cara Membuka Bisnis Sembako dengan Modal 5 Jutaan

Cara Membuka Bisnis Sembako dengan Modal 5 Jutaan

Berikut ini akan kami jabarkan beberapa hal yang termasuk ke dalam cara membuka bisnis sembako dengan modal 5 juta. Perencanaan termasuk jangka panjang dan jangka pendek. Mengapa harus direncanakan? Supaya modal 5 juta digunakan semaksimal mungkin dan mendapat keuntungan yang semaksimal mungkin. Berikut ini hal yang bisa anda lakukan;

1. Survey Lokasi Pendirian Warung

Walaupun persaingan tidak terlalu dipentingkan, akan lebih baik bila tidak mendirikan warung sembako berdekatan dengan warung sembako lain. Apalagi warung sembako saingan Anda sudah lebih dulu didirikan maka akan sulit mencari pelanggan. Selain itu, pemilihan tempat yang terjangkau juga sangat penting. Membuka warung sembako di pinggir jalan tentu lebih ramai pelanggan daripada berjualan di gang-gang sempit. Intinya berjualanlah di tempat yang terlihat banyak orang.

2. Survey Tempat Stok Jualan

Langkah kedua adalah mensurvey atau mencari tempat stok barang & suplier. Hal ini agar Anda bisa mencari mana suplier yang menjual stok sembako dengan harga murah. Kenapa harus murah? Supaya Anda mendapatkan keuntungan yang besar. Jika harga di grosiran cenderung mahal dan mepet harga jual di pasaran maka otomatis untung yang diperoleh hanya sedikit.

3. Survey Harga Jual

- Baca Juga -

Untuk memaksimalkan keuntungan warung sembako, Anda perlu untuk mensurvey harga jual sembako yang ada di pasaran. Kegunaan dari survey ini untuk mengetahui berapakah harga jual sembako yang beredar. Untuk pemula sebaiknya tidak mematok harga yang tinggi terlebih dahulu. Tidak mematok harga tinggi bukan berarti menjual dengan harga sangat murah, akan tetapi ambillah harga tengah. Misalnya jika minyak goreng satu liter seharaga 13 ribu rupiah maka Anda bisa menjual dengan harga 12.500.
4. Jangan Remehkan Kualitas Barang
Dalam mensurvey suplier, Anda juga harus melihat kualitas barang. Jika ternyata harga murah karena kualitas kurang bagus maka lebih baik untuk menggunakan suplier yang lain. Kualitas dari sembako yang akan dijual agaknya jangan diremehkan. Dengan menstok barang yang kualitasnya bagus, otomatis pembeli juga akan senang dan puas. Bila pelanggan senang, Anda akan mendapatkan pelanggan tetap.

5. Utamakan Pelayanan yang Baik

Walaupun warung sembako tidaklah terlalu besar, akan tetapi jangan lupakan tentang kualitas pelayanan. Pelayanan yang tidak baik akan berimbas ke pembeli. Contohnya jangan bermuka masam terhadap pembeli, jangan teledor, dan kurang fokus yang akan mengakibatkan pembeli merasa kecewa. Kekuatan dari satu pembeli tidak bisa diremehkan. Ia bisa saja mempengaruhi orang lain untuk membeli di warung Anda atau malah menyuruh untuk tidak membeli. Jadi usahakan untuk bersikap seramah mungkin kepada pembeli.

Baca juga : SYARAT MENDIRIKAN USAHA DAGANG (UD)

6. Usahakan Isi Warung Lengkap

Kelengakapan isi warung juga harus diperhitungkan. Untuk pemula, sebaiknya kelengkapan warung dilakukan secara berkala. Jika sekiranya sudah mendapatkan untung, bisa untuk membeli bahan lainnya dan seterusnya.  Warung yang lengkap akan lebih menarik di mata pembeli daripada warung yang hanya menyediakan jenis sembako tertentu. Pembeli akan merasa lebih menghemat waktu berbelanja di warung yang lengkap karena tidak harus membeli lagi di tempat lain.

7. Strategi Penjualan

Dalam merencanakan usaha warung sembako, lebih baik untuk merencanakan juga strategi penjualan yang akan dilakukan. Misalnya memberikan diskon ke sebagian barang yang dijual. Walaupun diskonnya tidak terlalu besar, biasanya pelanggan sudah senang karena merasa lebih hemat. Pemberian diskon juga akan menarik pelanggan lain untuk berbelanja di warung Anda. Dalam strategi pemasaran ada yang namanya strategi dari mulut ke mulut. Hal itulah yang juga berlaku di masyarakat. Apalagi masyarakat pedesaan.

Kesuksesan dari suatu usaha tidak akan luput dari strategi bagaimana menjalankan usaha tersebut agar sukses. Walaupun dengan modal kecil, tidak menutup kemungkinan usaha warung sembako Anda bisa mendapatkan untung hingga jutaan. Hal yang paling penting adalah jangan menyerah dan terus berusaha.

>>> Download Software Akuntansi Toko Gratis, Klik Disini <<<

ADD YOUR COMMENT